<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Techno-OS &#187; Networking</title>
	<atom:link href="http://techno-os.net/category/networking/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://techno-os.net</link>
	<description>Cause we like to experiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jul 2011 04:59:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Cara koneksi ke jaringan hotspot dan kabel via konsole/terminal</title>
		<link>http://techno-os.net/networking/cara-koneksi-ke-jaringan-hotspot-dan-kabel-via-konsoleterminal.html</link>
		<comments>http://techno-os.net/networking/cara-koneksi-ke-jaringan-hotspot-dan-kabel-via-konsoleterminal.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 09:17:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karuwak</dc:creator>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://techno-os.net/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya share lagi, karena biasanya saya untuk melakukan suatu koneksi ke jaringan sangat jarang menggunakan gui.. misalnya dislackware menggunakan wicd biar kayak weduz untuk konek jaringan hotspot atau LAN. Terinspirasi nulis ini karena saat saya koneksi kejaringan selalu bikin orang heran(sok2an padahal eror) melihatnya, soale selalu menggunakan terminal. Sebenernya saya sudah senang dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini saya share lagi, karena biasanya saya untuk melakukan suatu koneksi ke jaringan sangat jarang menggunakan gui.. misalnya dislackware menggunakan wicd biar kayak weduz untuk konek jaringan hotspot atau LAN. Terinspirasi nulis ini karena saat saya koneksi kejaringan selalu bikin orang heran(sok2an padahal eror) melihatnya, soale selalu menggunakan terminal. Sebenernya saya sudah senang dengan tools gui yang ada, tapi ada beberapa akibat yang bikin saya tidak nyaman. Salah satunya yaitu susah terkoneksi, scan hotspot tidak terdeteksi semua dan lainnya.</p>
<p>Disini saya akan berikan 3 metode koneksi ke jaringan, antara lain cara konesi ke jaringan LAN, wifi, dan wifi yang terproteksi. Lansung ke yang <strong>pertama</strong>, yaitu untuk koneksi ke jaringan LAN sangat gampang sekali, berikut stepnya:</p>
<div id="_mcePaste">1. pasang kabel LAN nya ke lepi atau kompi anda</div>
<div id="_mcePaste">2. buka konsole/terminal anda</div>
<div id="_mcePaste">3 kemudian berikut perintahnya</div>
<blockquote>
<div id="_mcePaste">karuwak@darkstar:/$su</div>
<div id="_mcePaste">root@darkstar:/#dhclient eth0</div>
</blockquote>
<div>eth0 adalah LAN card anda yang dibaca oleh linux, jadi sesuaikan aja. Cara diatas adalah konneksi ke wifi secara dhcp, untuk koneksi secara statci IP (IP ditentukan oleh jaringan/manual) caranya sebagai berikut:</div>
<blockquote><p>karuwak@darkstar:/$su</p>
<p>root@darkstar:/#ifconfig eth0 192.168.1.10/24</p>
<p>root@darkstar:/#route etho add default gw 192.168.1.1</p>
<p>root@darkstar:/#echo &#8220;nameserver 192.168.1.1&#8243; &gt; /etc/resolv.conf</p></blockquote>
<p>Ilustrasi diatas adalah cara koneksi kejaringan berlamat 192.168.1.0/24 dengan gateway 192.168.1.1. Kemudian name server itu diisi aja dengan gateway atau bisa ditambah kan dengan IP yang diberikan ISP atau speedy anda.</p>
<p>Cara koneksi <strong>kedua</strong> adalah koneksi ke jaringan hotspot wifi. Sebenarnya intinya sama saha, cuma ada sebagian teman2 linux yang sering bertanya hal semacam ini, lanjut aja tahapnya adalah:karuwak@darkstar:/$su</p>
<blockquote><p>karuwak@darkstar:/$su</p>
<p>root@darkstar:/#iwlist wlan0 scan</p></blockquote>
<p>Cara diatas adalah untuk scanning jaringan hotspot yang tersedia, sedangkan wlan0 adalah card wifi saya yang terdeteksi oleh linux,  berikut contoh hasilnya pada jaringan saya:</p>
<p><a href="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/04/1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-314" title="wlan0" src="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/04/1-300x116.png" alt="" width="300" height="116" /></a></p>
<div><span id="more-312"></span>Dari hasil scanning, ESSID-nya adalah TLab (sesuaikan dengan hasil jaringan wifi anda). Langkah selanjutnya tinggal koneksi kejaringan TLab:</div>
<blockquote>
<div>root@darkstar:/#iwconfig wlan0 essid &#8220;TLab&#8221;</div>
</blockquote>
<blockquote><p>root@darkstar:/#dhclient wlan0</p></blockquote>
<p>Cara diatas adalah cara apabila jaringan wifinya DHCP / dinamis. Nah untuk jaringan yang static/manual sedikit perbedaan, berikut caranya:</p>
<blockquote><p>karuwak@darkstar:/$su</p>
<p>root@darkstar:/#iwconfig wlan0 essid &#8220;TLab&#8221;</p>
<p>root@darkstar:/#ifconfig wlan0 192.168.1.10/24</p>
<p>root@darkstar:/#route wlan0 add default gw 192.168.1.1</p>
<p>root@darkstar:/#echo &#8220;nameserver 192.168.1.1&#8243; &gt; /etc/resolv.con</p></blockquote>
<p>Keterangannya sama kayak jaringan LAN kabel biasa, Sekarang cara ketiga adalah cara koneksi kejaringan wifi yang wifinya diproteksi dengan wpa/wpe1/wep2. Disini juga menggunakan wpa_supplicant untuk melakukan koneksi. Tetapi tidak semua driver yang dia support. Untuk melihat supporting dari wla_supplicant dapat dilihat ke <a href="http://hostap.epitest.fi/wpa_supplicant/">http://hostap.epitest.fi/wpa_supplicant/</a>, berikut caranya realnya untuk koneksi kejaringan yang di proteksi WEP:</p>
<p>- Setting terlebih dahulu file yang  ada di /etc/wpa_supplicant.conf dengan hak akses root</p>
<p>-# vim /etc/wpa_supplicant.conf</p>
<p>- edit filenya atau isi file tersebut seperti dibawah ini</p>
<blockquote><p>network={</p>
<p>scan_ssid=0</p>
<p><strong>ssid=&#8221;TLab&#8221;</strong></p>
<p>proto=WPA RSN</p>
<p>pairwise=CCMP TKIP</p>
<p>group=CCMP TKIP WEP104 WEP40</p>
<p><strong>psk=&#8221;open source&#8221;</strong></p>
<p>priority=10</p>
<p>}</p></blockquote>
<p>Coba anda perhatikan tulisan yang dikasih huruf tebal. Tinggal sesuaikan saja dengan jaringan hotpsot anda. &#8220;TLab&#8221; adalah ssid nya dan &#8220;open source&#8221; adalah passwordnya. Langkah selanjutnya adalah tinggal koneksi:</p>
<blockquote><p>root@darkstar:/#wpa_supplicant -Bw -Dwext -iwlan0 -c/etc/wpa_supplicant.conf<span style="font-family: 'Lucida Grande', Verdana, Arial, sans-serif; color: #333333; font-size: small;"><span style="line-height: 21px;"> </span></span></p></blockquote>
<p><span style="font-family: 'Lucida Grande', Verdana, Arial, sans-serif; line-height: 21px; font-size: 12px; color: #444444;">Ketereangan:<br style="padding: 0px; margin: 0px;" />-B = Daemon berjalan secara background<br style="padding: 0px; margin: 0px;" />-c = file konfigurasi<br style="padding: 0px; margin: 0px;" />-D = Nama driver, bisa dilihat menggunaan perintah = &#8220;#airmon-nd&#8221; (tanpa tanda petik)<br style="padding: 0px; margin: 0px;" />-i = Interface yang digunakakan</span></p>
<p><span style="font-family: 'Lucida Grande', Verdana, Arial, sans-serif; line-height: 21px; font-size: 12px; color: #444444;">Sedikit share pengalaman, sebenarnya saya menggunakan driver ndiswrapper, tapi secara real saya tidak bisa terkoneksi apabila saya ganti dengan -Dndiswrapper, maka share bagi penggunaka ndiswrapper juga, silahkan coba dengan -Dwext dan mudah2an bisa, Mungkin sampai disini dlu share pengalaman saya, mudah-mudahan bermanfaat!</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://techno-os.net/networking/cara-koneksi-ke-jaringan-hotspot-dan-kabel-via-konsoleterminal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hacking dan Amankan Speedy Anda</title>
		<link>http://techno-os.net/info-tutorials/hacking/hacking-dan-amankan-speedy-anda.html</link>
		<comments>http://techno-os.net/info-tutorials/hacking/hacking-dan-amankan-speedy-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 10:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karuwak</dc:creator>
				<category><![CDATA[hacking]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://techno-os.net/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Banyak sekali orang yang pengguna speedy tidak memperhatikan keamanan modem adslnya.. kenapa saya bilang begitu, disini saya bukan ngajarin hacking modem adsl speedy, tapi tujuannya sebatas pembelajaran, biar si admin atau yang setting modem adslnya tidak ceroboh dengan setingan default vendor adsl tersebut. Kenapa saya bilang begitu? karena banyaknya modem adsl yang dipasang oleh teknisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak sekali orang yang pengguna speedy tidak memperhatikan keamanan modem adslnya.. kenapa saya bilang begitu, disini saya bukan ngajarin hacking modem adsl speedy, tapi tujuannya sebatas pembelajaran, biar si admin atau yang setting modem adslnya tidak ceroboh dengan setingan default vendor adsl tersebut. Kenapa saya bilang begitu? karena banyaknya modem adsl yang dipasang oleh teknisi speedy atau teknisi jaringan tidak mengganti password default modem adslnya. Ini yang menyebabkan si cracker cyber malah memanfaatkan kelemahan ini.</p>
<p>Banyak cara yang dapat mereka tempuh untuk melakukan kejahatan ini, misalnya mereka dapat scanning ip public speedy, atau malah hanya memanfaatkan tools onlince yang sudah tersedia banyak diinternet. OK, disini saya akan share cara tindak kejahatan ini sekaligus mengingatkan ke pihak teknisi speedy atau admin setting modem adsl.</p>
<p>Untuk memulai melakukan tindak kejahtan ini, saya analogikan si attacker. Misalnya si attacker ini menggunakan jaringan telkom speedy, maka mereka dapat menyetaui ip aja yang aktif dalam satu range jaringannya menggunakan tools online c-net misalnya. Lebih enaknya langsung ke praktis aja.</p>
<p>Untuk mengetahui ip public speedy kita dapat check kesini: <a href="http://www.whatismyip.com/">http://www.whatismyip.com/</a>. kemudian si attacker melanjutkan aksinya ke <a href="http://www.robtex.com/">http://www.robtex.com/</a>. dari robtex, mereka menggunakan tools c-net yang tersedia online.. berikut screenshootnya:</p>
<p><a href="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/03/12.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-302" title="1" src="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/03/12-300x132.png" alt="" width="300" height="132" /></a></p>
<p>Coba perharikan ada apinya, mereka tinggal click ip yang dihasilkan tools c-net online ini, kemudian berikut hasil yang ditampilkan:</p>
<p><a href="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/03/21.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-303" title="2" src="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/03/21-300x192.png" alt="" width="300" height="192" /></a></p>
<p>yang perlu diperhatikan itu ada route-nya yang kebakar itu lho&#8230; Ip public yang sekelas dengan ip public si attacker itu adalah memiliki kelas /22. selanjutnya info paling penting bagi si Attacker adalah IP yang dilingkar api tersebut.<span id="more-299"></span></p>
<p>Trus fungsinya apa ya? nah ini adalah IP public client speedy yang tergunakan. jadi si Attacker tinggal klik satu-satu untuk dicoba mereka susupi. Misalnya saya copas (copi paste) salah satu IP yang ada di lingkaran api tersebut, berikut hasilnya:</p>
<p><a href="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/03/3.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-304" title="3" src="http://techno-os.net/wp-content/uploads/2010/03/3-300x217.png" alt="" width="300" height="217" /></a></p>
<p>Yang saya kasih api itu adalah salah satu IP public yang bisa susupi ke modem adsl. Nah, apa yang dapat dilakukan si Attacker?? mereka dapat saja memainkan modemnya, atau cara gampangnya, mereka tinggal ganti ip local anda dan jaringan anda akan terputus ke internet. Akhirnya apa yang dilakukan si admin ato si teknisi speedy ketika mereka handel.. Terpaksa mereka reset modem adsl tersebut dengan alasan ke clientnya bahwa modemnya bermasalah/crash (cara ngeles paling aman mereka).</p>
<p>Selain itu banyak yang dapat dilakukan oleh attacker, misalnya mengarahkan ke ACL (port dan IP) nya ke masing2 IP local tersebut biar bisa mereka serang dari internet, dengan tujuan si attacker dapat menysup ke local <img src='http://techno-os.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8230;  Nah dari sangat sepele ini mereka bisa menguasai jaringan anda. Tetapi ada juga yang memasang modem terserbut secara bridge dimodem. metode ini tidak bisa kena.. jadi si attacker mesti langsung serang komputer tersebut dengan metode lain tentunya.</p>
<p>Saya bikin tuto ini hanya sebatas pembelajaran dan peringatan bagi siadmin atau pengguna speedy. Solusinya adalah &#8220;<strong>Segera ganti password default modem adsl anda</strong>&#8220;. Jika tidak tau cara ganti password default, silahkan googling dengan kata kunci cara setting modem xxxx (xxxx adalah merek modem yang anda gunakan). Mudah2an bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://techno-os.net/info-tutorials/hacking/hacking-dan-amankan-speedy-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bypass MacFiltering agar dapat terkoneksi kejaringan</title>
		<link>http://techno-os.net/networking/bypass-macfiltering-agar-dapat-terkoneksi-kejaringan.html</link>
		<comments>http://techno-os.net/networking/bypass-macfiltering-agar-dapat-terkoneksi-kejaringan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 02:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baobaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Macfiltering digunakan oleh admin ajaringan untuk mengamankan jaringannya agar jaringan bisa diakses atau terkoneksi kejarigannya dengan mac addrres yang udah didaftarin pada router… Nah, hal ini sering dimanfaatkan dikampus2 atau diswalayan dan bahkan penyedia internet memanfaatkan ini sebagai salah satu security yang mereka gunakan. Contohnya saja dikampus saya di DTE UGM yang menerapkan security ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Macfiltering digunakan oleh admin ajaringan untuk mengamankan jaringannya agar jaringan bisa diakses atau terkoneksi kejarigannya dengan mac addrres yang udah didaftarin pada router… Nah, hal ini sering dimanfaatkan dikampus2 atau diswalayan dan bahkan penyedia internet memanfaatkan ini sebagai salah satu security yang mereka gunakan. Contohnya saja dikampus saya <a href="http://www.dte.ugm.ac.id/">di DTE</a> UGM yang menerapkan security ini.<span id="more-19"></span></p>
<p>Mungkin tujuan siadmin adalah yang bisa internetan dikampus hanya anak2 DTE yang udah daftar mac address laptopnya. Nah, dengan begitu kita memanfaatkan hal ini untuk internetan dikampus dengan tanpa daftar. Langsung aja yach..</p>
<p>Pertama check dlu mac addres kita dengan perintah “ifconfig” dilinux, sedangkan di windus “ipconfig” pada command promtnya (start &gt; run &gt; cmd &gt; typre here “ipconfig”). Saya pratekin livenya di linux aja yach… g’ ada windus nich di lepi ane…</p>
<blockquote><p>bash-3.1# ifconfig<br />
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:22:64:5c:11:60<br />
inet addr:192.168.1.158  Bcast:192.168.1.159  Mask:255.255.255.240<br />
inet6 addr: fe80::222:64ff:fe5c:1160/64 Scope:Link<br />
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1<br />
RX packets:22880 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0<br />
TX packets:27541 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0<br />
collisions:0 txqueuelen:1000<br />
RX bytes:23898079 (22.7 MiB)  TX bytes:3050629 (2.9 MiB)<br />
Interrupt:17</p></blockquote>
<p>Nah, mac addre ane adalah 00:22:64:5c:11:60, nah alamat hardware kita ini yang dikenalinya… standartnya kan g’ bisa dirubah. Tapi dengan bantuan software, mac ini bisa dirubah. Ane mau rubah mac ane dengan mac yang udah terdaftar di suatu jaringan, anggap aja di kos2an ane makek security ini. Nah, ane tinggal rubah dengan macchanger. Misalnya ane mau rubah mac lepi ane dengan 00-1C-BF-4C-9F-8C pada device eth0.</p>
<blockquote><p>bash-3.1# macchanger -m 00:1C:BF:4C:9F:8C eth0<br />
Current MAC: 00:22:64:5c:11:60 (unknown)<br />
Faked MAC:   00:1c:bf:4c:9f:8c (unknown)</p></blockquote>
<p>Sekarang kita coba check mac kita, udah berubah blon ya??</p>
<blockquote><p>eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:1c:bf:4c:9f:8c<br />
inet addr:192.168.1.158  Bcast:192.168.1.159  Mask:255.255.255.240<br />
inet6 addr: fe80::222:64ff:fe5c:1160/64 Scope:Link<br />
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1<br />
RX packets:26382 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0<br />
TX packets:30895 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0<br />
collisions:0 txqueuelen:1000<br />
RX bytes:27827736 (26.5 MiB)  TX bytes:3435658 (3.2 MiB)<br />
Interrupt:17</p></blockquote>
<p>Tu, udah berubah kan, ini kan percobaannya dengan card lan (NIC). kalau wifi tinggal ganti aja eth0 dengan wlan0, jika wifi anda dikenali sebagai wifi0.</p>
<p>Mac yang ane ganti tadi anggap aja mac yang udah terdaftar di routernya. Gimana dapatinnya om?? ya banyak jalan. bisa dengan melakukan social engineering kekorban atau dengan sniffing routernya…</p>
<p>Nah, untuk diswalayan2 biasanya dia merecord lama kita internet dengan mengenali mac kita. Misalnya sudah 1jam, otomatis terputus dari jaringan. So, hanya rubah aja mac kita secara random tiap 1 jam… Perintah yang digunakan adalah macchanger -r <em>car-lan-kita.</em></p>
<blockquote><p>bash-3.1# macchanger -r eth0<br />
Current MAC: 00:1c:bf:4c:9f:8c (unknown)<br />
Faked MAC:   f2:07:c9:c4:20:83 (unknown)</p></blockquote>
<p>sekarang coba chek lagi dengan ifconfig</p>
<blockquote><p>bash-3.1# ifconfig<br />
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr f2:07:c9:c4:20:83<br />
inet addr:192.168.1.158  Bcast:192.168.1.159  Mask:255.255.255.240<br />
inet6 addr: fe80::222:64ff:fe5c:1160/64 Scope:Link<br />
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1<br />
RX packets:27864 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0<br />
TX packets:32353 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0<br />
collisions:0 txqueuelen:1000<br />
RX bytes:29822772 (28.4 MiB)  TX bytes:3609774 (3.4 MiB)<br />
Interrupt:17</p></blockquote>
<p>Nah… dah berubah kan.. sekarang saatnya berinternet ria…. Tip luama buagat dan hanya untuk nubieeee…!!</p>
<p>Toolnya sedot aja nich <a href="ftp://ftp.gnu.org/gnu/macchanger/macchanger-1.5.0.tar.gz">untuk linux</a> dan untuk winduss dapat menggunakan <a href="http://www.download.com/Technitium-MAC-Address-Changer/3000-2085-10554920.html?part=dl-Technitiu&amp;subj=uo&amp;tag=button"><strong><span style="font-size: x-small;">Technitium</span></strong></a></p>
<p>Dislackware tanpa tools juga bisa, yaitu dengan menggunakan perintah ifconfig aja&#8230; :::::D</p>
<blockquote><p>root@darkstar:/home/karuwak# ifconfig<br />
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr<strong> 00:22:64:5c:11:61</strong><br />
UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1<br />
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0<br />
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0<br />
collisions:0 txqueuelen:1000<br />
RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:0 (0.0 B)<br />
Interrupt:17</p></blockquote>
<p>Sekarang tinggal rubah ya dengan &#8220;ifconfig <em>catd-lan </em>hw ether <em>mac adder-ente</em>&#8221;</p>
<blockquote><p>root@darkstar:/home/karuwak# ifconfig eth0 hw ether 00:22:64:5c:11:10</p></blockquote>
<p>Sekarang coba check lagi&#8230;.</p>
<blockquote><p>root@darkstar:/home/karuwak# ifconfig<br />
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr <strong>00:22:64:5c:11:10</strong><br />
UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1<br />
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0<br />
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0<br />
collisions:0 txqueuelen:1000<br />
RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:0 (0.0 B)<br />
Interrupt:17</p></blockquote>
<p>Sudah berubah bukan&#8230; <img src='http://techno-os.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ternyata tanpa tools juga bisa lho&#8230;.</p>
<p><strong><span style="font-size: x-small;"><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size: x-small;"><br />
</span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://techno-os.net/networking/bypass-macfiltering-agar-dapat-terkoneksi-kejaringan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nonton TV dilinux pada device 2861 / Gadmei 330+ dengan full siaran</title>
		<link>http://techno-os.net/info-tutorials/slackware-tutorials/nonton-tv-dilinux-pada-device-2861-gadmei-330-dengan-full-siaran.html</link>
		<comments>http://techno-os.net/info-tutorials/slackware-tutorials/nonton-tv-dilinux-pada-device-2861-gadmei-330-dengan-full-siaran.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 02:44:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baobaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Slackware]]></category>
		<category><![CDATA[kernel]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Pada tulisan ini saya hanya memberikan pengalaman saya selama konfigurasi TV Gadmei 330*. Diantara Gadmei 330+ berbeda dengan Gadmei 330, selama saya konfigurasi TV gadmei ini, belum menemukan modul yang cocok untuk 330+. Tapi pada salah satu blog saya menukana pemecahannya pada sound apabila konfigurasi Gadmei 330+. Tapi setelah mengikuti perstep dari tuto itu, ane [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tulisan ini saya hanya memberikan pengalaman saya selama konfigurasi TV Gadmei 330*. Diantara Gadmei 330+ berbeda dengan Gadmei 330, selama saya konfigurasi TV gadmei ini, belum menemukan modul yang cocok untuk 330+. Tapi pada salah satu blog saya menukana pemecahannya pada sound apabila konfigurasi Gadmei 330+. Tapi setelah mengikuti perstep dari tuto itu, ane tidak berhasil. Apa gara2 ane makek slackware, yang masih jadul ini, atau ane yang cupu… tetapi ampuh cuy…<span id="more-18"></span></p>
<p>dari pada capek2 ente download v4lXXXX yang berisi modul empia em28xx… mending kayak ane wae… upgrade ke kernel 2.6.28.XX, soale udah ada modul em28xx nya langsung… so, tinggal load modulnya ke kernel…</p>
<p>Saya anggap anda sudah mengupgrade kernelnya dan udah mengaktifkan modul empia nya…. masing bingung?? tenang aja, kalau anda udah upgrade kernelnya, defaulnt aktif kok.. soalnya saya gitu.. g’ dikonfigurasi, e… ternyata udah ada langsung…</p>
<p>pertama, tambahkan “options em28xx card=37″ ke /etc/modprobe.conf</p>
<blockquote><p>root@karuwak:~# vim /etc/modprobe.conf</p></blockquote>
<p>tambahkan pada baris terakhirnya “options em28xx card=37″, nich punya ane isinya,,</p>
<blockquote><p># /etc/modprobe.conf (old location for Linux 2.6+ config)<br />
#<br />
# The use of this config file is deprecated.<br />
# Instead, create files in the /etc/modprobe.d/ directory<br />
# containing modprobe options.<br />
#<br />
# For more information, see “man modprobe.conf”.<br />
options em28xx card=37</p></blockquote>
<p>selanjutnya, tinggal load modul em28xx nya ke kernel ente…</p>
<blockquote><p>#modprobe em28xx card=37</p></blockquote>
<p>setelah itu, coba langsung tancapin aja gadmei ente ke lepi ente… trus chek de dengan “dmesg | grep em”</p>
<p>nich hasil punya saya setelah gadmeinya di tancapin ke lepi saya…</p>
<blockquote><p>tuner-simple 0-0060: creating new instance<br />
tuner-simple 0-0060: type set to 69 (Tena TNF 5335 and similar models)<br />
em28xx #0: V4L2 device registered as /dev/video1 and /dev/vbi0<br />
em28xx #0: Found Gadmei UTV330<br />
em28xx audio device (eb1a:2861): interface 1, class 1<br />
usb 2-2: New USB device found, idVendor=eb1a, idProduct=2861<br />
usb 2-2: New USB device strings: Mfr=0, Product=1, SerialNumber=0<br />
usb 2-2: Product: USB 2861 Device</p></blockquote>
<p>walau punya ane di baca UTV330, tapi g’ pa2lah… yang penting udah bisa dibaca ama kernel lepi ane.. TV ane terdaftar /dev/video1 and /dev/vbi0… so, tinggal configure TvTime-nya…</p>
<p>Biar bisa listening ke /dev/video1 dan /dev/vbi0, cukup dengan jalanin command ini cuy… “$ tvtime-configure -d /dev/video1 -b /dev/vbi0″.</p>
<blockquote><p>karuwak@karuwak:~$ tvtime-configure -d /dev/video1 -b /dev/vbi0<br />
Reading configuration from /etc/tvtime/tvtime.xml<br />
Reading configuration from /home/karuwak/.tvtime/tvtime.xml</p></blockquote>
<p>nach, selanjutnya atur dlu tvtime anda, jalanin tvtimenya dengan command “tvtime”. selanjutnya ubah sinyalnya dengan PAL dengan cara menekan tombol “<strong>tab</strong>” &gt; <strong>input configuration</strong> &gt; T<strong>elevision Standard</strong> &gt; pilih <strong>PAL. </strong>Dilanjutkan dengan konfigurasi dari menu awal / “tab” lagi ampe terbuka menu awal lagi &gt; <strong>Channel management </strong>&gt; <strong>Change frequency table</strong> &gt; Kemudian pilih de <strong>costom</strong>. Kemudian keluar dari tvtime dengan menekan tombol “q”.</p>
<p>Selanjutnya kita tinggal cari sinyal TV yang ada di negara kita… so, gunakan lagi command line tvtime biar dapat semuaaaaaaaaaaa sinyal televisi yang ada dengan command “tvtime-scanner”</p>
<blockquote><p>karuwak@karuwak:~$ tvtime-scanner<br />
Reading configuration from /etc/tvtime/tvtime.xml<br />
Reading configuration from /home/karuwak/.tvtime/tvtime.xml<br />
Scanning using TV standard PAL.<br />
/home/karuwak/.tvtime/stationlist.xml: No existing PAL station list “Custom”.<br />
Scanning from  44.00 MHz to 958.00 MHz.<br />
Found a channel at 202.25 MHz (201.00 &#8211; 203.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 478.25 MHz (477.25 &#8211; 479.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 494.25 MHz (493.25 &#8211; 495.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 510.25 MHz (509.00 &#8211; 511.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 526.25 MHz (525.00 &#8211; 527.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 542.25 MHz (541.25 &#8211; 543.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 558.25 MHz (557.00 &#8211; 559.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 574.25 MHz (573.00 &#8211; 575.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 590.25 MHz (589.00 &#8211; 591.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 606.25 MHz (605.00 &#8211; 607.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 622.25 MHz (621.00 &#8211; 623.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 638.25 MHz (637.25 &#8211; 639.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 670.25 MHz (669.00 &#8211; 671.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 686.25 MHz (685.00 &#8211; 687.25 MHz), adding to channel list.<br />
Found a channel at 702.25 MHz (701.00 &#8211; 703.25 MHz), adding to channel list.</p></blockquote>
<p>Wah.. ternyata sinyal televisi di kos ane buayak buangat… saatnya nonton TV di lepi kesayangan ane… hanya tinggal jalanin tvtimenya…</p>
<p>Upsss… ternyata waktu nonton TV, suaranya g’ keluar… masa’ nonton TV tapi orangnya bisu… Wah, ane ampe disini menghabiskan waktu kurang lebih 4 hari memecahkannya… udah googling kesana, kesini, nengkono, negkene, wele-wele… he.. Ternyata nemu pemecahannya setelah baca documentasi dari tvtime… katanya, alternatif lain untuk troubshooting sound yang g’ keluar dapat gunakan sox.. trus ane copas de commandnya… tapi tetap eror… trus ngerubah sedikit commandnya.. jadi lancar de….</p>
<p>Commandnya “sox -r 32000 -t ossdsp /dev/dsp1 -t ossdsp /dev/dsp”. Tapi ada kendala, kadang2 tabrakan ama artnya sound yang akrif.. misalnya lagi dengerin mp3, ya pasti sox nya g’ jalan… katanya sound lagi sibuk atau lagi lembur… trus ane eksperimen (sok-sok-an) dengan membuat sebuah script dengan isinya:</p>
<blockquote><p>#!/bin/sh<br />
nohup sox -r 32000 -t ossdsp /dev/dsp1 -t ossdsp /dev/dsp &gt; /dev/null &amp;<br />
tvtime</p></blockquote>
<p>kemudian simpan filenya di home atau dimana gitu.. mending di home aja.. biar gampang eksekusinya… misalnya disimpan dengan nama “tv-karuwak”. Setelah itu tambahkan opsi +x agar bisa di eksekusi dengan command</p>
<blockquote><p>$chmod +x tv-karuwak</p></blockquote>
<p>udah selesai de… tinggal jalanin aja tu script… pasti jalan de tv nya dengan suaranya… saatnya nonton sinetron de…. ha.. <img class="wp-smiley" src="http://karuwak.blog.friendster.com/wp-includes/images/smilies/itechno_biggrin.gif" alt=":D" /><br />
nich sedikit screenshootnya tv ane di kos ane…</p>
<p><a href="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011735-am.png"><img class="size-full wp-image-108 alignnone" title="siaran sctv" src="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011735-am.png" alt="" width="500" height="400" /></a></p>
<p><a href="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011745-am.png"><img class="alignnone size-full wp-image-109" title="RCTI" src="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011745-am.png" alt="" width="500" height="400" /></a></p>
<p><a href="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011804-am.png"><img class="alignnone size-full wp-image-110" title="indosiar" src="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011804-am.png" alt="" width="500" height="400" /></a></p>
<p><a href="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011858-am.png"><img class="alignnone size-full wp-image-111" title="GlobalTV" src="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011858-am.png" alt="" width="500" height="400" /></a></p>
<p><a href="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011816-am.png"><img class="alignnone size-full wp-image-112" title="TPI" src="http://karuwak.blog.friendster.com/files/tvtime-output-011816-am.png" alt="" width="500" height="400" /></a></p>
<p><strong>catratan : </strong>jika ente males upgrade kernel ente… download aja modulnya dengan &gt;&gt;</p>
<blockquote><p>$hg clone http://mcentral.de/hg/~mrec/v4l-dvb-experimental</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://techno-os.net/info-tutorials/slackware-tutorials/nonton-tv-dilinux-pada-device-2861-gadmei-330-dengan-full-siaran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi Jaringan Via Console</title>
		<link>http://techno-os.net/networking/konfigurasi-jaringan-via-console.html</link>
		<comments>http://techno-os.net/networking/konfigurasi-jaringan-via-console.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:40:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baobaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Dalam konfigurasi jaringan di slackware, sebenarnya udah ada program exstra pada paket instalasi slackware 12.1/2.. Jika ente blum install paket exstra jaringan contohnya wicd.. Dapat juga dilakukan konfigurasi via konsole. Dikonsole ini, ada juga 2 cara yang dapat dilakukan.. yaitu semi gui dengan netconfig atau bahkan ente langsung edit manual file config jaringannya.. Ane akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam konfigurasi jaringan di slackware, sebenarnya udah ada program exstra pada paket instalasi slackware 12.1/2.. Jika ente blum install paket exstra jaringan contohnya wicd.. Dapat juga dilakukan konfigurasi via konsole. Dikonsole ini, ada juga 2 cara yang dapat dilakukan.. yaitu semi gui dengan netconfig atau bahkan ente langsung edit manual file config jaringannya..<span id="more-13"></span></p>
<p>Ane akan mencoba share pengalaman tentang setting jaringan pada slackware.</p>
<p><strong>Cara Pertama :</strong></p>
<p>File configurasi card jaringan berada pada /etc/rc.d/rc.inet1.conf, tinggal edit aja dengan editor kesayangan ente ndiri.. Ane makek vim aja yach..</p>
<blockquote><p>#vim /etc/rc.d/rc.inet1.conf</p></blockquote>
<p>Contoh isi file rc.inet1.conf ane adalah :</p>
<blockquote><p>#========================================================</p>
<p>DHCP_HOSTNAME[0]=”&#8221;# Config information for eth1:<br />
IPADDR[1]=”&#8221;<br />
NETMASK[1]=”&#8221;<br />
USE_DHCP[1]=”&#8221;<br />
DHCP_HOSTNAME[1]=”&#8221;</p>
<p># Config information for eth0:<strong>IPADDR[0]=”192.168.1.156″<br />
NETMASK[0]=”255.255.255.240″<br />
</strong>USE_DHCP[0]=”&#8221;</p>
<p>DHCP_HOSTNAME[2]=”&#8221;</p>
<p># Config information for eth3:<br />
IPADDR[3]=”&#8221;<br />
NETMASK[3]=”&#8221;<br />
USE_DHCP[3]=”&#8221;<br />
DHCP_HOSTNAME[3]=”&#8221;</p>
<p>USE_DHCP[2]=”&#8221;</p>
<p># Default gateway IP address:<br />
<strong>GATEWAY=”192.168.1.145″</strong></p>
<p># Config information for eth2:<br />
IPADDR[2]=”&#8221;<br />
NETMASK[2]=”&#8221;</p></blockquote>
<p>Yang perlu ente perhatikan adalah tulisan yang diberi tanda <strong>tebal </strong>diatas. Jika card ente dideteksi sebagai eth0, maka yang diconfig yaitu IPADDR[0] dan jika dideteksi sebagai eth1, maka yang di configurasi dibagian IPADDR[1]. Gantilah Ip adress dan netmask sesuai dengan IP jaringan ente. Kemudian masukkan IP GATEWAY jaringan anda untuk akses keluar jariangan, misalnya internet.</p>
<p>Terakhir, tinggal isi DNS servernya yang berada di /etc/resolv.conf, berikut contoh pengisian DNS server di kos saya yang menggunakan ISP pesat Yogya.</p>
<blockquote><p>nameserver 202.95.156.6<br />
nameserver 202.95.156.13</p></blockquote>
<p>DNS server diisi apabila ingin terhubung ke internet dan telah ditentukan oleh ISP yang anda gunakan..</p>
<p>Sampe disini setingan jaringan sudah rebes dilakukan, selanjutnya tinggal restart card LAN ente untuk melihat perubahan dan langsung menikmati kompie ente terhubung dengan jaringan. Pertama hidupkan dlu card LAN ente jika blon aktif :</p>
<blockquote><p>#ifconfig eth0 up</p></blockquote>
<p>restart service jaringannya dengan :</p>
<blockquote><p>#/etc/rc.d/rc.inet1 restart</p></blockquote>
<p>Selesai de configurasi jaringan dengan cara IP statis.. Selanjutnya car setting jaringan dengan semi GUI.. he.. masih konsole blue screen.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Cara kedua</strong></p>
<p>Cara ini lebih simple dari pada cara pertama, karena hanya membutuhkan 1 command console doang… Command yang dibutuhkan adalah “netconfig” dengan akses root:</p>
<blockquote><p>#netconfig</p></blockquote>
<p><em>Enter Host Name</em> –&gt; Isi dengan nama komputer ente, misalnya karuwak (he..he..)</p>
<p><em>Enter DomainName For</em> …… (host name) –&gt; masukin domain ente kalau ada, misalnya isi dengan karuwak.blog.friendster.com.. he.</p>
<p><em>Set IP Address For</em> …… (Doamin name) –&gt; Sesuaikan dengan jaringan ente.. misalnya ente ipnya statis.. pilih static IP.</p>
<p><em>Enter IP Address For </em>…… (Doamin name) –&gt; Masukan IP address yang akan ente gunakan…</p>
<p><em>Enter Netmask For Local Network</em> –&gt; Masukan Netmasknya.. yang sering digunakan adalah kelas C dengan netmask 255.255.255.0 yang berfungsi sebagai penentu banyak host yang terhubung ke jaringan.</p>
<p><em>Enter Gateway Address</em> –&gt; Masukan Gateway Address jaringan ente..</p>
<p>Nah, selanjutnya ente akan ditanyain “Use A Name Server” ??? Jika ente terhubung ke internet menggunakan DNS server, tinggal pilih yes dan masukin DNS servernya..</p>
<p>Nah, ampe disini lo selesai de.. ntar diperlihatkan dalam sebuah form tentang semua konfigurasi yang telah kita masukan.. jika sudah sesuai.. tinggal di “Accept” aja / atau restart langsung hasil perubahannya biar langsung bisa dilihat perubahannya… Disini ada kekurangannya, soalnya DNS server hanya bisa dimasukkin satu saja… sedangkan biasanya ada lebih dari satu DNS server yang disediakan oleh ISP sebagai cadangan koneksi… Untuk itu kita harus menambahkan DNS-nya pada /etc/resolv.conf seperti cara pertama… Setelah ntu restart lagi de card lan ente untuk melihat hasil perubahannya seperti cara pertama….</p>
<p>Tinggal Loe pilih suka yang mana?? Intinya hanya satu, sama2 configurasi jaringan.. he… Untuk meyakinkan bahwa configurasi anda udah jalan, coba check dengan command “ifconfig” (tanpa tanda kutip) dengan akses root.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://techno-os.net/networking/konfigurasi-jaringan-via-console.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

