May 8th, 2010
karuwak
Manpage dibutuhkan untuk mengetahui cara penggunaan tools ato manual singkat sebuah tools yang terinstall disystem kita. Dan ada juga penjelasan suatu system yang dibuat manpage nya. Dengan begitu, adakalanya kita membuat manpage sendiri untuk sebuah program yang kita buat yang telah diikutsertakan manpagenya terinstall sekaligus.
Review sedikit tentang penggunaan manpage sebelum kita langsung keteknisnya. Berikut ini adalah format dari manpage:
NAME
Nama dari program atau fungsi yang akan digunakan serta dijelaskan tiap barisnya.
SYNOPSIS
Perintah yang digunakan untuk menjalankannya, serta format penggunaannya.
DESCRIPTION
Penjelasan tiap perintah dan fungsi yang ada.
EXAMPLES
Beberapa contoh penggunaan tools.
SEE ALSO
Beberapa command yang dianjurkan, yang saling berhubungan
BUGS
Beberapa bug yang diketahui
AUTHOR
Informasi kontak pembuat
COPYRIGHT
Informasi copyright program
Selanjut yang perlu diketahui bahwa manpage itu terbagi menjadi 9 seksi, Berikut tabel penjelasan tiap seksinya:
| Seksi |
Penjelasan |
| 1 |
Perintah eksekusi shell |
| 2 |
System calls (fungsi yang telah disediakan oleh kernel) |
| 3 |
Library calls (fungsi dalam program libraries) |
| 4 |
Special files (Biasanya didapatkan di /dev) |
| 5 |
Format file dan konversi seperti /etc/passwd |
| 6 |
Games |
| 7 |
Miscellaneous (Termasuk paket macro), seperti. man(7), groff(7) |
| 8 |
Perintah system administrasi (Biasanya hanya untuk root) |
| 9 |
Kernel routines [Tidak standard] |
Untuk lokasi pathnya disimpan di /usr/share/man sebagai penjelasan tiap seksi, misalnya untuk percobaan pada seksi yang berada pada /usr/share/man/man1 untuk manual perintah eksekusi shell:
karuwak@darkstar:~$ cd /usr/share/man/man1/
karuwak@darkstar:/usr/share/man/man1$
Nah, coba kita lihat perinah apa aja yang ada disana dan dengan format apa manpage dibuat:
karuwak@darkstar:/usr/share/man/man1$ ls -l | head -20
total 18000
-rw-r–r– 1 root root 604 2001-03-04 06:26 411toppm.1.gz
-r–r–r– 1 root root 1951 2009-09-20 19:58 7z.1.gz
-r–r–r– 1 root root 1982 2009-09-20 19:58 7za.1.gz
-r–r–r– 1 root root 1988 2009-09-20 19:58 7zr.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 3857 2009-04-29 04:25 CA.pl.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 2374 2007-02-18 09:19 FvwmAnimate.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 1393 2007-02-18 09:19 FvwmAuto.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 1825 2007-02-18 09:19 FvwmBacker.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 749 2007-02-18 09:19 FvwmBanner.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 13715 2007-02-18 09:19 FvwmButtons.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 4289 2007-02-18 09:19 FvwmCommand.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 1668 2007-02-18 09:19 FvwmConsole.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 2025 2007-02-18 09:19 FvwmConsoleC.pl.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 2606 2007-02-18 09:19 FvwmCpp.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 888 2007-02-18 09:19 FvwmDebug.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 1650 2007-02-18 09:19 FvwmDragWell.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 3412 2007-02-18 09:19 FvwmEvent.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 8690 2007-02-18 09:19 FvwmForm.1.gz
-rw-r–r– 1 root root 4435 2007-02-18 09:19 FvwmGtk.1.gz
Read more »
Linux, Slackware
April 4th, 2010
karuwak
Sangat simple sekali untuk mendapatkan / installasi font windows di linux, ada berbagai cara untuk melakukannya. Yang disini saya akan bahas cara yang lumayan sangat simple sekali. Kebetulan scriptnya sudah banyak disedikan. Sebelumnya, kita membutuhkan sebuah tambahan tools lagi untuk ekstrak file cabinet dari windows. Karena tools ini bekerja dengan alur = download file windows -> exstrak -> install font.
Jadi untuk exstrak file cabinet, silahkan download cabexstract di http://repository.slacky.eu/slackware-13.0/utilities/cabextract, dan install promram tersebut. Langkah selanjutnya adalah buat sebuah file di home anda dengan nama karuwak7.sh yang berisi data berikut:
#!/bin/sh
set -e
exists() { which "$1" &> /dev/null ; }
if ! [ -d ~/.fonts ] ; then
exec 2>&1
echo 'There is no .fonts directory in your home.'
echo 'Is fontconfig set up for privately installed fonts?'
exit 1
fi
# split up to keep the download command short
DL_HOST=download.microsoft.com
DL_PATH=download/f/5/a/f5a3df76-d856-4a61-a6bd-722f52a5be26
ARCHIVE=PowerPointViewer.exe
URL="http://$DL_HOST/$DL_PATH/$ARCHIVE"
if ! [ -e "$ARCHIVE" ] ; then
if exists curl ; then curl -O "$URL"
elif exists wget ; then wget "$URL"
elif exists fetch ; then fetch "$URL"
fi
fi
TMPDIR=`mktemp -d`
trap 'rm -rf "$TMPDIR"' EXIT INT QUIT TERM
cabextract -L -F ppviewer.cab -d "$TMPDIR" "$ARCHIVE"
cabextract -L -F '*.TT[FC]' -d ~/.fonts "$TMPDIR/ppviewer.cab"
( cd ~/.fonts && mv cambria.ttc cambria.ttf && chmod 600 \
calibri{,b,i,z}.ttf cambria{,b,i,z}.ttf candara{,b,i,z}.ttf \
consola{,b,i,z}.ttf constan{,b,i,z}.ttf corbel{,b,i,z}.ttf )
fc-cache -fv ~/.fonts
Selanjutnya tinggal eksesuki file tersebut dari home anda:
$sh karuwak7.sh
Tinggal tunggu aja lagi file tersebut di download > ekstrak dan terinstall automatis, tapi dengan syarat anda harus terhubung ke internet. Jika tidak terhubung ke internet, maka download file PowerPointViewer.exe dan simpan file tersebut satu tempat dengan script ini.
Jika ada kesalahan atau mau ditanyakan, silahkan komentar untuk memperbaiki tulisan ini.
Linux, Slackware
January 28th, 2010
karuwak
Biasanya para nubi di slackware sering kebingungan dengan adanya nama slackware current. Disini saya akan coba jelaskan dengan singkat sedikit tentang slackware current. Coba kita artikan kalimant “current”! Artinnya saat ini bukan? Nah berarti dah dapat kesimpulan bahwa slackware current itu adalah slackware yang berkembang saat ini.
Masih bingung? Bener sich walau sudah sesuai dengan artinya, tapi kebanyakan nubi masih bingung. Saya akan mencoba jelaskan lebih lanjut, mungkin para slackware atau para maniac slackware tidak mau ketinggalan dengan perkembangan dan develop slackware. Maka dari itu para slacker sering ikut dengan projek slackware current.
Ingat, slackware current belum stabil lho. Jika anda yang masih baru dengan slackware, saya sarankan jangan mencoba barang ini. Apalagi belum pengelaman. Pakailah versi stabil untuk tidak repot. Kenapa saya bilang begitu, karena di current sering updatenya libarary dan paket program lainnya yang mana belum pasti normal dan butuh pengembangan lanjut. Selain itu, antara versi stabil terakhir dengan versi current programnya itu belum tentu cocok semua. Anggap saja antara versi slackware sekarang ini yaitu slackware 13.0 dengan slackware current. Emang ada sebagian program lanjar diinstall dan diljalankan antara beda versi ini. Mending anda coba sendiri mengikuti current jika anda benar-benar sudah familiar dengan slackware.
Untuk mengambil slackware current, silahkan unduh ke situs lokal kambing aja nich : http://kambing.ui.ac.id/slackware/slackware-current/
Mungkin dengan penjelasan singkat saya ini bisa memberikan pengetahuan kepada nubi-nubi linux yang migrasi ke slackware. Karena saya sendiri sering sekali dilontarkan dengan pertanyaan semacam ini.
Slackware
January 18th, 2010
karuwak
Nich hasil materi club linux yang kemaren… Ntuk mempersiapkan lepi kita untuk hacking wifi, tentunya harus hardware kita harus support dengan monitoring mode… maksudnya, card wifi kita dapat membaca paket2 yang terbang bebas dan dapat dengan mudah melakukan aksi sniffing… Nah, tools yang dibutuhkan sangatlah familiar bagi hacker wifi, yaitu kismet dan digabungkan dengan aircrack-ng
Kismet dapat disedot di http://kambing.ui.edu/slacky/slackware-12.2/network/kismet/2008-05-R1/kismet-2008_05_R1-i486-2cf.tgz
dan Aircrack dapat disedot di http://kambing.ui.edu/slacky/slackware-12.2/security/aircrack-ng/1.0rc3/aircrack-ng-1.0rc3-i486-1dd.tgz
Nah, ente tinggal isntall aja direktory aktif:
#install pkg *.tgz
Selanjutnya tinggal configurasi de… Anggap saja kita tidak mempunyai documen atau tidak mempunyai bacaan tentang konfig kismet ini. Kita dapat memanfaatkan README dari kismet untuk konfigurasinya.. Nah, biar gampang, update dlu DB agar dengan cepat mecari letak file.. Misalnya letak file README kismet yang sudah terinstall. Cukup dengan perintah:
#updatedb
tunggu aja ampe selesai yach..!!!
Selanjutnya, cari de file readme dengan command :
#locate kismet | grep doc
Nich hasilnya..
/usr/doc/kismet-2008_05_R1
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/CHANGELOG
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/docs
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/docs/DEVEL.client
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/docs/DEVEL.ipmap
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/docs/README.extras
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/docs/DEVEL.groupmap
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/docs/DEVEL.ssidmap
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/kismet.SlackBuild
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/TODO
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/slack-desc
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/README
/usr/doc/kismet-2008_05_R1/GPL
Read more »
hacking, Slackware
January 18th, 2010
karuwak
Pada tulisan saya sebelumnya sudah ada, tapi disini ada lebih simple, hal ini saya alami ketika mengupdate kernel slackware saya ke versi lebih tinggi. Tepatnya versi 2.6.32.3
bash-3.1# uname -a
Linux darkstar 2.6.32.3 #1 SMP PREEMPT Tue Jan 12 03:13:37 WIT 2010 i686 Intel(R) Pentium(R) Dual CPU T3200 @ 2.00GHz GenuineIntel GNU/Linuxbash-3.1# uname -aLinux darkstar 2.6.32.3 #1 SMP PREEMPT Tue Jan 12 03:13:37 WIT 2010 i686 Intel(R) Pentium(R) Dual CPU T3200 @ 2.00GHz GenuineIntel GNU/Linux
Setelah upgrade kernel, ternyata sound lepi compaq saya membisu tanpa suara. Tapi dapat dari forum ubuntu sebelah tentang pemecahannya, Walau agak beda sedikit…. Untuk mengetahui chipset soundcard :
bash-3.1# lspci | grep Audio
00:1b.0 Audio device: Intel Corporation 82801I (ICH9 Family) HD Audio Controller (rev 03)
Sekarang kita sudah tau versi chipset soundcardnya, tahap selanjut tinggal tambahkan script “options snd-hda-intel model=laptop enable_msi=1″ pada modul sound di /etc/modprobe.d/sound.conf :
bash-3.1# vim /etc/modprobe.d/sound.conf
kemudian tambahkan didalamnya :
options snd-hda-intel model=laptop enable_msi=1
Setelah selesai, tinggal restart komputer anda. Jika sound belum bunyi juga, jalankan perintah :
bash-3.1# alsaconf
ikuti wizarnya sesuai dengan chipset sound anda
bash-3.1# alsactl store
bash-3.1# alsamixer
Tinggal anda atur besar volumenya yang diinginkan…. Sampai disini mudah2an membantu nubi – nubi slacker ya!
Slackware