Google Groups
Gabung Milist Techno-OS
Email:
Visit this group

Articles

PostgreSQL 8.3.5 di slackware 12.2

Screenshot

Pada tutorial kali ini saya mencoba instalasi PostgreSQL di slackware 12.2 dan mengunakan file yang berbentuk tar.gz bukan file (.tgz). Tapi tak apalah yang paling terpenting database potgresql-nya berjalan mulus. Sebelumnya Anda dapat mengunduh software PostgreSQL versi terbaru disini


Read more »

Install Webmin 1.430 di Slackware 12.1

Screenshot

Ini instalasi yang saya lakukan di Slackware 12.1, sebenarnya saya sedang mencoba untuk Membangun File server dan PDC (Primary Domain Controller) menggunakan samba. terbentur dengan pemahaman saya yang belum pernah mengubah file smb.conf, maka saya putuskan untuk menginstall Webmin. Pengalaman saya ketika mengubah file smb.conf ketika dilakukan mengecekan dengan perintah #testparm atas hasil konfigurasinya. Ada aja kesalahan yang saya perbuat. Dengan webmin kita tinggal memasukan isi konfigurasi samba yang akan di rubah.


Read more »

Install Dynamips Bikin Slackware jadi Cisco 7200

Screenshot

Dynamips adalah emulator yang dapat mengemulasikan berbagai router Cisco 1700, 2600, 3600, 3700, dan 7200. Pada tutorial kali ini router Cisco yang kita gunakan adalah 7200. Berbeda dengan emulator lain seperti Boson Netsim, dynamips benar-benar mirip dengan router cisco sebenarnya karena dynampis dapat mengemulasikan router cisco lengkap dengan IOS-nya sekaligus. Tulisan ini akan membahas instalasi dynamips pada Slackware 12.2. Dalam menggunakan dynamips Anda juga harus menginstall dynagen. Dynagen adalah front-end untuk dynamips yang berfungsi untuk menyederhanakan konfigurasi dynamips.
Read more »

Canon PIXMA IP1200 di Slackware 12.2

Screenshot

Berjam-jam Coba konfigurasi Canon PIXMA IP1200 di Slackware 12.2 engga bisa2 juga kaga tau knapa.., Sudah pake SAMBA untuk share printer lewat windos yang ada di VirtulBox, tetep aja ga bisa..Huuh.. Niatnya sih yang penting saya bisa nge-print, terserah bagaimana caranya…Saya coba cerita masa lalu mengenai install canon PIXMA IP1200 di Ubuntu 7.04 yang waktu itu bisa digunakan, tapi ada kekurangannya yaitu saya ga bisa cetak ukuran kertas legal. Untung aja di Komputer masih pake dua Sistem Operasi windos sama UBUNTU 7.04, ya kalo mau nge-print langsung ke windos…Hehe.. tapi sekarang harus single OS dan kaga ketemu lagi yang namanya window di PC..Hehe..Bye..Bye.., Coba tanya-tanya ke mbah gugel.. semenjak Ubuntu 7.04 Driver Canon PIXMA IP1200 masih tetep pake yang IP2200, katanya sih satu-satunya Driver untuk linux yang suport IP1200..mau ga mau cari itu Driver..eh malah dapet di alamat  ini eh teryata formatnya RPM… Hehe.. TGZ-nya mana ya?? trus kita ektrak deh tuh filenya tar.gz-nya dengan perintah:


Read more »

Konfigurasi Wireless-G USB Adapter di Slackware 12.1

Post Pic

Compact Wireless-G USB Adapter Produknya Linksys

Unduh Driver yang suport pada wireless usb kita. wget http://rt2x00.serialmonkey.com/rt73-cvs-daily.tar.gz


Read more »

Page 4 of 9« First...«23456»...Last »

Planet Slackware

Oke setelah itu saatnya menjalankan php-cgi dengan address 127.0.0.1 dengan port 9000. Tapi sebelum itu kita cek dulu php-cgi-nya di Slackware kita, sebenarnya php-cgi ini di Slakcware saya sudah tersedia sebelumnya pas saat pertama kali install Slackware, jadi tinggal pake saja. Coba cek dengan perintah ini:
bash-4.1# locate php | grep php-cgi
/usr/bin/php-cgi
Dari perintah di atas, maka php-cgi telah ada dan terletak di direktory /usr/bin/php-cgi. Oya sebenarnya untuk pengganti php-cgi, yaitu php-fpm juga bisa digunakan untuk mengeksekusi file php. Tapi ada kebingungan tersendiri buat saya karena php-fpm tidak bisa mengeksekusi file yang menyangkut ke mysql. Entah saya harus ubah dimananya agar php-fpm itu bisa mengeksekusi mysql itu. Maka dari itu, kita langsung aja menggunakan php-cgi dan gak usah pake php-fpm.
Setelah di ketahui php-cgi ada dimana, sekarang saatnya membuat skrip untuk menjalankan php-cgi pada port yang saya sebutkan di atas dan menyimpannya di /etc/rc.d/ dengan nama rc.php-cgi.
# nano /etc/rc.d/rc.php-cgi
Lalu isi dengan:
#!/bin/sh
#
# /etc/rc.d/rc.php-cgi
#
# Start/stop/restart
#
# To make php-cgi start automatically at boot, make this
# file executable:  chmod 755 /etc/rc.d/rc.php-cgi
#
#created by Imron Rosdiana
case "$1" in
  'start')
   echo "Starting php-cgi"
   /usr/bin/php-cgi -b 127.0.0.1:9000 &
  ;;
'stop')
    echo "Shutdown php-cgi"
    killall php-cgi
  ;;
  'restart')
    echo "Shutdown php-cgi....."
    killall php-cgi
    sleep 3
    echo "Starting php-cgi..."
    /usr/bin/php-cgi -b 127.0.0.1:9000 &
  ;;
  *)
    echo "Usage: $0 {start|stop|restart}"
  ;;
esac
Sebenarnya skrip di atas saya boleh utak-atik sendiri selama 4jam dan ketemulah skrip itu.Hehe maklum nubi banget..
Selanjutnya beri akses file itu dengan chmod 755:
# chmod 755 /etc/rc.d/rc.php-cgi
Oke setelah di beri hak akse, maka jalankan php-cgi itu dengan perintah:
# /etc/rc.d/rc.php-cgi start
Setelah php-cgi berhasil berjalan pada alamat 127.0.0.1 port 9000, sekarang coba kita buat file info.php dan disimpan di /srv/httpd/htdocs yang isinya:
# nano /srv/httpd/htdocs/info.php

Lalu isi dengan:
<?php
phpinfo();
?>
Setelah itu sekarang coba buka browser anda dan ketik url berikut ini: http://localhost/info.php. Apabila tampilannya seperti di bawah ini, maka anda telah berhasil..


Oya ada sedikit tambahan dari saya, agar si nginx dan php-cgi itu terkesekusi otomatis saat kita menghidupkan komputer besok-besoknya.. Maka tambahkan skrip di bawah ini pada /etc/rc.d/rc.M:
# Start Nginx Web server;
if [ -x /etc/rc.d/rc.nginx ]; then
  . /etc/rc.d/rc.nginx start
fi

# Start php-cgi;
if [ -x /usr/bin/php-cgi ]; then
  . /etc/rc.d/rc.php-cgi start
fi

Lalu simpan..
Oke selamat menikmati nginx-nya.HeheOrang kreatif itu adalah orang yang bisa memecahkan masalah dengan cara menggabungkan beberapa jawaban, menjadi jawaban yang lebih sederhana
'>Imron: Instalasi Nginx, dan php di Slackware
  • '>Willy Sudiarto Raharjo: ASPM Patch has Landed on Stable Kernel

  • Unfortunately, lately, they have been struggling to work with their security problems and even with Stefan Esser's help to improve the project, their ego was too high, so they ignored some of his proposal to improve PHP's security core. At the end, Stefan released
    Suhosin project to help users to get the better PHP service from the security point of view.

    I always installed Suhosin on my servers since lately, PHP has changed it's way of rolling releases and it's not as often as it used to be. Some critical fixes are in pending for months until it's rolled out to users and sometimes, it's kinda late to prevent exploits coming around.

    There are two ways of installing Suhosin. The first one comes as a PHP patch which will be used against PHP source code prior compilation and the second option come as an extension. If you plan to compile your first PHP and release it as a bundle, it's better for you to pick the first option as it will patch PHP directly into the source. However, sometimes you have your PHP up and running and you want to add additional security layer on top of it and that's when the second option is preferred.

    Here's how you compile and install Suhosin on top of running PHP
    '>Willy Sudiarto Raharjo: Adding More Protection Layer on PHP
  • Lain-lain

    Copyright © 2010 Techno-OS

    Powered By T'Lab