Google Groups
Gabung Milist Techno-OS
Email:
Visit this group

Articles

Inkscape tutorial

Post Pic
Join the forum discussion on this post - (2) Posts

Curhat dikit dluw ya, pertama install inkscape dislackware  (lumayan lumayan ribet kalo makek desktop kde) emang sangat membigungkan sekali dalam pengoprasiannya. Katanya inkscape adalah pengganti corel draw di windows, kenyataaanya malah saya dapatkan lebih fungsinya dari pada corel draw.

Untuk membuat sebuah objek yang hampir menyerupai 3D dengan menggunakan vektor, ternyata sangat gampang sekali menggunakan inkscape dari pada pada saat saya menggunakan corel draw. Di corel draw tidak ada fungsi ato yang system layer ato lainnya seperti yang ada di photoshop. Emang sich para pemandu migrasi ke opensource itu bilang, “pengganti photoshop adalah gimp. Bagi saya hal itu ada benarnya, tapi  dalam pengalaman belajar inkscape, fungsi inkscape sudah ada sebagian fungsi diphotoshop.

Saya hanya memandu teman-teman open source yang suka desain vektor bagi-bagi documentasi dan pengalaman. Untuk mendapatkan tuto inkscape itu sudah sangat banyak sekali, tapi saya akan share yang paling banyak tutonya dan sangat bangus sekali sebagai panduan untuk mencari tutorial inkscape.

- http://www.inkscape.org/doc/

- http://screencasters.heathenx.org/

-  http://www.trazoi.net/tutorials/inkscape/oots/

- http://vector.tutsplus.com/

- http://troy-sobotka.blogspot.com/search/label/inkscape

- http://inkscapetutorials.wordpress.com

- http://ryanler.wordpress.com/

- http://blog.worldlabel.com/

Mungkin sebanyak links diatas sudah sangat mebantu designer opensource belajar basic sampe advance. Jangan lupa share ya di forum techno-os.

Berikut salah satu pertamax belajar inkscape saya :

Linux distro timeline

Screenshot

Nich hanya share tentang history linux aja, yang ngetop disebut dengan linux distro timeline, artinya perkembangan linux dari awal dan sampai sekarang. Tapi yang ditampilkan hanya linux yang udah terkenal dan sering beredar… Dari sini kita dapat mengetahui dasar dari tiap distro.. misalnya linux yang paling diminati dan rank 1 di distrowact… Mungkin newbie linux atau yang baru cicipi linux masih bingung saat memilih linux yang akan mereka install, dan mereka juga masih banyak yang tidak tau base/induk dari linux yang mereka pakai..
Read more »

Planet Slackware

Oke setelah itu saatnya menjalankan php-cgi dengan address 127.0.0.1 dengan port 9000. Tapi sebelum itu kita cek dulu php-cgi-nya di Slackware kita, sebenarnya php-cgi ini di Slakcware saya sudah tersedia sebelumnya pas saat pertama kali install Slackware, jadi tinggal pake saja. Coba cek dengan perintah ini:
bash-4.1# locate php | grep php-cgi
/usr/bin/php-cgi
Dari perintah di atas, maka php-cgi telah ada dan terletak di direktory /usr/bin/php-cgi. Oya sebenarnya untuk pengganti php-cgi, yaitu php-fpm juga bisa digunakan untuk mengeksekusi file php. Tapi ada kebingungan tersendiri buat saya karena php-fpm tidak bisa mengeksekusi file yang menyangkut ke mysql. Entah saya harus ubah dimananya agar php-fpm itu bisa mengeksekusi mysql itu. Maka dari itu, kita langsung aja menggunakan php-cgi dan gak usah pake php-fpm.
Setelah di ketahui php-cgi ada dimana, sekarang saatnya membuat skrip untuk menjalankan php-cgi pada port yang saya sebutkan di atas dan menyimpannya di /etc/rc.d/ dengan nama rc.php-cgi.
# nano /etc/rc.d/rc.php-cgi
Lalu isi dengan:
#!/bin/sh
#
# /etc/rc.d/rc.php-cgi
#
# Start/stop/restart
#
# To make php-cgi start automatically at boot, make this
# file executable:  chmod 755 /etc/rc.d/rc.php-cgi
#
#created by Imron Rosdiana
case "$1" in
  'start')
   echo "Starting php-cgi"
   /usr/bin/php-cgi -b 127.0.0.1:9000 &
  ;;
'stop')
    echo "Shutdown php-cgi"
    killall php-cgi
  ;;
  'restart')
    echo "Shutdown php-cgi....."
    killall php-cgi
    sleep 3
    echo "Starting php-cgi..."
    /usr/bin/php-cgi -b 127.0.0.1:9000 &
  ;;
  *)
    echo "Usage: $0 {start|stop|restart}"
  ;;
esac
Sebenarnya skrip di atas saya boleh utak-atik sendiri selama 4jam dan ketemulah skrip itu.Hehe maklum nubi banget..
Selanjutnya beri akses file itu dengan chmod 755:
# chmod 755 /etc/rc.d/rc.php-cgi
Oke setelah di beri hak akse, maka jalankan php-cgi itu dengan perintah:
# /etc/rc.d/rc.php-cgi start
Setelah php-cgi berhasil berjalan pada alamat 127.0.0.1 port 9000, sekarang coba kita buat file info.php dan disimpan di /srv/httpd/htdocs yang isinya:
# nano /srv/httpd/htdocs/info.php

Lalu isi dengan:
<?php
phpinfo();
?>
Setelah itu sekarang coba buka browser anda dan ketik url berikut ini: http://localhost/info.php. Apabila tampilannya seperti di bawah ini, maka anda telah berhasil..


Oya ada sedikit tambahan dari saya, agar si nginx dan php-cgi itu terkesekusi otomatis saat kita menghidupkan komputer besok-besoknya.. Maka tambahkan skrip di bawah ini pada /etc/rc.d/rc.M:
# Start Nginx Web server;
if [ -x /etc/rc.d/rc.nginx ]; then
  . /etc/rc.d/rc.nginx start
fi

# Start php-cgi;
if [ -x /usr/bin/php-cgi ]; then
  . /etc/rc.d/rc.php-cgi start
fi

Lalu simpan..
Oke selamat menikmati nginx-nya.HeheOrang kreatif itu adalah orang yang bisa memecahkan masalah dengan cara menggabungkan beberapa jawaban, menjadi jawaban yang lebih sederhana
'>Imron: Instalasi Nginx, dan php di Slackware
  • '>Willy Sudiarto Raharjo: ASPM Patch has Landed on Stable Kernel

  • Unfortunately, lately, they have been struggling to work with their security problems and even with Stefan Esser's help to improve the project, their ego was too high, so they ignored some of his proposal to improve PHP's security core. At the end, Stefan released
    Suhosin project to help users to get the better PHP service from the security point of view.

    I always installed Suhosin on my servers since lately, PHP has changed it's way of rolling releases and it's not as often as it used to be. Some critical fixes are in pending for months until it's rolled out to users and sometimes, it's kinda late to prevent exploits coming around.

    There are two ways of installing Suhosin. The first one comes as a PHP patch which will be used against PHP source code prior compilation and the second option come as an extension. If you plan to compile your first PHP and release it as a bundle, it's better for you to pick the first option as it will patch PHP directly into the source. However, sometimes you have your PHP up and running and you want to add additional security layer on top of it and that's when the second option is preferred.

    Here's how you compile and install Suhosin on top of running PHP
    '>Willy Sudiarto Raharjo: Adding More Protection Layer on PHP
  • Lain-lain

    Copyright © 2010 Techno-OS

    Powered By T'Lab