Articles

Jurus Kebal Virus

Post Pic

”Setiap hari, kok, harus berhadapan dengan virus. Capek deh…,” ujar Dr Mahmud Ghaznawie SpPA PhD. Wajar jika Pembantu Dekan IV Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, ini mengeluh. Kepakarannya sebagai patolog tidak mempan menghadapi ratusan jenis virus yang dikeluhkannya, virus komputer.

Setiap hari, puluhan komputer yang dipakai dalam perkuliahan di Fakultas Kedokteran (FK) terinfeksi virus. Setiap hari ada mahasiswa memasang flashdisk, mencari dan menyimpan data dari komputer itu. Setiap kali pula komputer itu terkena virus, lagi, lagi, dan lagi. Padahal, kami sudah membeli antivirus seharga Rp 40 juta untuk 100 komputer kami. Setiap hari, waktu staf pemeliharaan komputer kami tersita untuk mengurus komputer yang terkena virus. Cara kerja yang tidak masuk akal,” kata Mahmud.

Pernyataan ”tak masuk akal” sang patolog itu didasari banyak pengalamannya memakai komputer. Ayah dua anak itu sudah bergelut dengan komputer sejak FK Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima bantuan dua unit komputer Radio Shack TRS- DOS dari Belanda pada tahun 1984. Pada tahun 1985 ia melanjutkan studinya di The University of Western, Australia.

”Di sana, saya mengenal komputer Apple yang memakai sistem operasi Apple II. Di sana pula, saya membeli komputer pribadi pertama saya, Commodor Amiga, yang memakai sistem operasi Amiga. Pada 1987, Amiga adalah komputer tercanggih. Ia sudah memakai tampilan grafis sehingga user (pengguna) tidak harus mengetik bahasa program komputer untuk mengoperasikan Amiga,” ujarnya.

Namun, aplikasi program yang tersedia untuk Amiga sangat terbatas. ”Tahun 1989, saya mengganti Amiga saya dengan PC (personal computer). Waktu itu masih ada banyak sistem operasi komputer PC. Namun, sejak 1995 sistem operasi komputer PC didominasi satu sistem operasi komputer berbayar saja. Seolah tidak ada sistem operasi lainnya,” tuturnya.

Pada 1996 Mahmud kembali ke Makassar dengan membawa PC berprosesor terbaru waktu itu, Pentium I 100, dengan sistem operasi berbayar terpopuler kala itu. ”Meski di Indonesia, saya terus mengikuti perkembangan teknologi PC. Setiap ada PC berteknologi baru, saya pasti beli. Ketika pembuat sistem operasi komputer berbayar meluncurkan produk barunya pada 1998, saya pun membelinya,” katanya.

Saat bertugas di Laboratorium Patologi Unhas pada 2000, Mahmud merintis pembuatan local area network (LAN) di laboratorium itu. Tahun 2002, ia membangun LAN pimpinan Dekanat FK Unhas. Pelan tetapi pasti, jaringan LAN FK Unhas berkembang menjadi wide area network (WAN), jaringan komputer antarfakultas di Unhas. Dalam WAN itu terdapat ratusan PC di FK yang dijadikan komputer publik untuk diakses para mahasiswa. Lantaran ”dicoloki” flashdisk tiap hari, WAN itu terus disusupi berbagai virus komputer.

Ketika WAN terus diserang virus, Mahmud menyadari virus komputer ternyata hanya bekerja pada sistem operasi berbayar yang dipakai workstation WAN itu. Padahal, kenyataannya, ada sistem operasi yang gratis tetapi kebal virus, yakni Linux. Dia pun akhirnya menjajal sistem operasi Linux, memakai distro Ubuntu. ”Sejak itu, saya bebas dari virus komputer,” ujarnya.

Migrasi sistem

Menyadari kelebihan dan kemudahan penggunaan Linux, ia secara bertahap memulai migrasi sistem operasi komputer di FK yang berbayar ke sistem operasi Linux yang gratis. ”Masalahnya, para pengguna komputer selalu enggan memakai Linux. Mereka dibayangi persepsi bahwa Linux itu rumit dan sulit,” katanya.

Kegetolan Mahmud mengampanyekan Linux menarik minat beberapa mahasiswa FK, tetapi mereka jarang bertahan lama memakai Linux. Kebanyakan kembali memakai sistem operasi komputer berbayar.

”Saya akhirnya menyadari bahwa tanpa aplikasi yang berguna, orang akan enggan memakai Linux. Saya memiliki banyak e-book kedokteran dan video praktik kedokteran,” ujar Mahmud. Dia akhirnya merancang distro Linux yang berisikan e-book dan video koleksinya.
Read more »

Mencoba linux tanpa install di PC/Laptop

Post Pic

Banyak dari para nubi yang ingin migrasi ke sistem operasi linux masih takut. Padahal sudah banyak resource yang disediakan dan dapat di googling dengan cepat. Tapi dari kalangan para migrasi masih merasa kesulitan. Disini saya akan share mengenai cara mencoba linux tanpa install di pc/laptop.

Ada berbagai metode yang dapat kita lakukan untuk mencoba linux. Salah satunya yaitu dengan menggunakan linux Live. Maksudnya adalah linux yang dapat digunakan tanpa diinstal dengan tujuan mencoba mencicipi sebelum benar-benar terjun migrasi/menggunakan. Linux Live itu sangat banyak sekali diantaranya adalah :

ubuntu
pclinux
puppy
linux mint
dll

Linux diatas adalah di sediakan secara default dalam bentuk live CD/DVD. Tapi ada laternatif lain untuk menjadikan linux tersebut menjadi live USB, dimana linux tersebut dijalankan atau boot melalaui flashdisk. Tetapi tidak semua distro linux yang menyediakan linux live USB. Tapi didunia open source, perkembangan sangat cepat. Untuk membuat linux live USB, kita dapat membuat sendiri dari linux Live CD/DVD tersebut menjadi live USB. Salah satu tools yang dapat kita gunakan adalah unetbootin. Berikut contoh tampilannya:

Security issue “Java, MySQL, Linux & Open Solaris”

Post Pic

Event techno-os di february ada lagi! kali ini techno-os mewakili security in linux untuk perkenalan keamanan ke pada pengguna linux. Selain itu dimeriahkan juga oleh teman2 open source lainnya, sepertiMySQL, Java & Open Solaris. Walau event ini open source, peserta juga dipungut biaya. Banyak doorprize yang disediakan oleh panitia tentunya. Dibawah ini adalah pamlet yang dikeluarkan dari Open Solaris.

Selain Java, linux, MySQL & Linux. Dari jogjafree juga mengisi event ini dengan tema akan menyusul. Pada event ini full demo. Demo hacking tentunya akan di peragakan oleh Xcode/Yogyafree. Selain dibahas cara melakukan hacking, juga diberikan tip/trik anti sipasinya.

Karena yang mengisi event ini dari berbagai komunitas open source, maka trik tiap materi pasti akan diberikan untuk penggunanya. Event ini adalah event pertama dari semua komunitas open source yang baru dibentuk pada pertengahan januari, dan tentunya event ini akan dijadikan pembentukan pertama komunitas semua open source. Karena setelah ini akan ada event-event yang menyusul yang akan menguak lebih dalam lagi dunia open source.

Tiap event “Open Source Community” disediakan stand untuk konsultasi, shop, atau demo product. Tentunya hal semacam ini membantu member untuk mengetahui lebih lanjut.

Selani Contack person diatas, dapat juga menghubungi contack person Techno-OS atau langsung datang ke T’Lab untuk perndaftaran peserta. Untuk pamlet Yogyafree menyusul.

Tools monitoring wajib untuk SysAdmin linux

Post Pic

Tugas SysAdmin linux adalah mengetahui keadaan system yang mereka jalankan atau yang mereka operasikan. Disini saya akan coba share sedikit banyaknya yang sangat wajib diketahui oleh seorang SysAdmin. Dengan tools yang sudah ada di linux sendiri itu sudah sangat memabantu untuk mengetahui semua kejadian system. Dari performa, error, trouble shooting dan lainnya.
Read more »

Inkscape tutorial

Post Pic
Join the forum discussion on this post - (2) Posts

Curhat dikit dluw ya, pertama install inkscape dislackware  (lumayan lumayan ribet kalo makek desktop kde) emang sangat membigungkan sekali dalam pengoprasiannya. Katanya inkscape adalah pengganti corel draw di windows, kenyataaanya malah saya dapatkan lebih fungsinya dari pada corel draw.

Untuk membuat sebuah objek yang hampir menyerupai 3D dengan menggunakan vektor, ternyata sangat gampang sekali menggunakan inkscape dari pada pada saat saya menggunakan corel draw. Di corel draw tidak ada fungsi ato yang system layer ato lainnya seperti yang ada di photoshop. Emang sich para pemandu migrasi ke opensource itu bilang, “pengganti photoshop adalah gimp. Bagi saya hal itu ada benarnya, tapi  dalam pengalaman belajar inkscape, fungsi inkscape sudah ada sebagian fungsi diphotoshop.

Saya hanya memandu teman-teman open source yang suka desain vektor bagi-bagi documentasi dan pengalaman. Untuk mendapatkan tuto inkscape itu sudah sangat banyak sekali, tapi saya akan share yang paling banyak tutonya dan sangat bangus sekali sebagai panduan untuk mencari tutorial inkscape.

- http://www.inkscape.org/doc/

- http://screencasters.heathenx.org/

-  http://www.trazoi.net/tutorials/inkscape/oots/

- http://vector.tutsplus.com/

- http://troy-sobotka.blogspot.com/search/label/inkscape

- http://inkscapetutorials.wordpress.com

- http://ryanler.wordpress.com/

- http://blog.worldlabel.com/

Mungkin sebanyak links diatas sudah sangat mebantu designer opensource belajar basic sampe advance. Jangan lupa share ya di forum techno-os.

Berikut salah satu pertamax belajar inkscape saya :

Page 1 of 912345»...Last »

Copyright © 2009 TECHNO-OS.NET